Pasuruan – Jum’at 23 Oktober 2026 – Sebagai bentuk ikhtiar spiritual dalam menghadapi kondisi kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Jawa Timur, keluarga besar MIN 2 Pasuruan melaksanakan Salat Istisqa’ bersama sebagai wujud kepasrahan dan doa kepada Allah Swt. agar segera menurunkan hujan serta memberikan keberkahan bagi seluruh masyarakat.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas Surat Edaran Gubernur Jawa Timur Nomor 400.8.1/37860/011.2/2026 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Salat Istisqa’, yang ditetapkan di Surabaya pada 20 Oktober 2026. Dalam surat tersebut, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengajak berbagai unsur masyarakat untuk bersama-sama melaksanakan Salat Istisqa’, memperbanyak istigfar, bersedekah, berdoa memohon turunnya hujan, serta menjaga dan menghemat penggunaan air.
Surat edaran tersebut diterbitkan dengan mempertimbangkan kondisi kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Jawa Timur. Hingga awal Oktober 2026, tercatat sebanyak 25 kabupaten/kota telah menetapkan status kedaruratan kekeringan. Kondisi ini menjadi pengingat penting bagi seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kepedulian, memperkuat solidaritas, dan memohon pertolongan Allah Swt.
Pelaksanaan Salat Istisqa’ di lingkungan MIN 2 Pasuruan menjadi momentum untuk menanamkan nilai-nilai religius kepada peserta didik. Melalui kegiatan ini, siswa-siswi tidak hanya diajak memahami pentingnya doa dan ibadah, tetapi juga belajar tentang rasa syukur, kepedulian terhadap sesama, serta tanggung jawab dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Salat Istisqa’ merupakan salat sunah yang dilaksanakan untuk memohon kepada Allah Swt. agar menurunkan hujan ketika manusia menghadapi kondisi kekeringan. Ibadah ini menjadi pengingat bahwa manusia senantiasa membutuhkan pertolongan Allah Swt. sekaligus harus terus berusaha menjaga keseimbangan alam dan menggunakan sumber daya air secara bijaksana.
Kepala MIN 2 Pasuruan, Bapak Hariyono, S.Ag., M.Pd., menyampaikan bahwa pelaksanaan Salat Istisqa’ merupakan bentuk ikhtiar batin sekaligus pendidikan karakter bagi seluruh warga madrasah.
Menurut beliau, kegiatan ini mengajarkan kepada para siswa bahwa ketika menghadapi suatu keadaan yang membutuhkan pertolongan, umat Islam hendaknya memperbanyak doa, istigfar, meningkatkan amal kebaikan, serta senantiasa bertawakal kepada Allah Swt. Ikhtiar tersebut juga perlu disertai dengan tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui pelaksanaan Salat Istisqa’ ini, kami mengajak seluruh keluarga besar MIN 2 Pasuruan untuk bersama-sama berdoa memohon rahmat Allah Swt. agar hujan segera diturunkan dan kondisi kekeringan dapat segera teratasi. Kami juga berharap kegiatan ini menjadi pembelajaran bagi anak-anak untuk senantiasa bersyukur, peduli terhadap sesama, dan tidak menyia-nyiakan air,” ungkap beliau.
Lebih lanjut, Kepala Madrasah menegaskan bahwa pendidikan di madrasah tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter religius, kepedulian sosial, dan tanggung jawab terhadap lingkungan. Oleh karena itu, kegiatan keagamaan seperti Salat Istisqa’ diharapkan mampu memperkuat keimanan sekaligus membangun kesadaran peserta didik dalam menghadapi berbagai persoalan di lingkungan sekitar.
Selain memperbanyak doa dan istigfar, seluruh warga madrasah juga diharapkan membiasakan perilaku hemat air, menggunakan air seperlunya, serta menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Langkah sederhana tersebut merupakan bentuk kepedulian nyata yang dapat dimulai dari lingkungan madrasah, rumah, dan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, MIN 2 Pasuruan berharap agar Allah Swt. segera menurunkan hujan yang membawa manfaat, mengakhiri kesulitan masyarakat yang terdampak kekeringan, serta memberikan keberkahan bagi seluruh wilayah Jawa Timur dan Indonesia.
Semoga ikhtiar dan doa bersama ini menjadi jalan turunnya rahmat Allah Swt., memperkuat keimanan keluarga besar MIN 2 Pasuruan, serta menumbuhkan generasi yang religius, peduli, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.
MIN 2 Pasuruan — Berikhtiar dengan Doa, Bersyukur atas Nikmat, dan Menjaga Amanah Alam.















