Pasuruan, 14 September 2026 — Kegiatan kepramukaan di MIN 2 Pasuruan kembali berlangsung dengan penuh semangat. Tidak sekadar menjadi kegiatan rutin di luar kelas, kegiatan Pramuka tingkat Siaga dan Penggalang menjadi salah satu sarana strategis madrasah dalam menanamkan nilai-nilai karakter, kedisiplinan, kemandirian, tanggung jawab, kerja sama, serta kecintaan terhadap sesama.
Dalam kegiatan tersebut, Kepala MIN 2 Pasuruan, Bapak Hariyono, S.Ag., M.Pd., hadir secara langsung di tengah-tengah siswa untuk memberikan materi dan pembinaan kepramukaan. Kehadiran kepala madrasah di lapangan menjadi motivasi tersendiri bagi para peserta didik yang mengikuti kegiatan dengan antusias.
Kegiatan diikuti oleh siswa-siswi MIN 2 Pasuruan yang tergabung dalam dua tingkatan kepramukaan, yakni Pramuka Siaga dan Pramuka Penggalang. Masing-masing tingkatan mendapatkan materi yang disesuaikan dengan usia, kemampuan, dan tahapan perkembangan peserta didik.
Kepala Madrasah Tekankan Pramuka sebagai Pendidikan Karakter
Dalam pembinaannya, Kepala Madrasah menyampaikan bahwa Pramuka memiliki peran penting dalam membentuk karakter peserta didik. Menurutnya, pendidikan karakter tidak cukup hanya diberikan melalui pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga perlu dibangun melalui pengalaman, praktik, kedisiplinan, dan kegiatan bersama.
Melalui kegiatan kepramukaan, siswa diajak untuk belajar menjadi pribadi yang mandiri, disiplin, bertanggung jawab, berani, peduli, serta mampu bekerja sama dengan orang lain.
Bagi anggota Pramuka Siaga, pembinaan diarahkan pada pembentukan kebiasaan positif sejak dini. Para siswa dikenalkan dengan nilai-nilai kedisiplinan, kebersamaan, keberanian, kepedulian, serta sikap saling membantu.
Sementara bagi anggota Pramuka Penggalang, pembinaan diberikan dengan penekanan yang lebih luas pada kemandirian, kepemimpinan, tanggung jawab, kerja sama, dan kemampuan menyelesaikan berbagai tantangan secara bersama-sama.
Kepala Madrasah juga memberikan motivasi kepada para siswa agar mengikuti kegiatan Pramuka dengan sungguh-sungguh. Menurutnya, setiap kegiatan yang dilakukan dalam Pramuka memiliki nilai pembelajaran yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Pramuka bukan hanya tentang seragam dan kegiatan di lapangan. Di dalamnya ada pembelajaran tentang disiplin, tanggung jawab, kerja sama, keberanian, dan bagaimana kita menjadi pribadi yang bermanfaat bagi orang lain,” pesan Kepala Madrasah kepada para siswa.
Siswa Antusias Mengikuti Materi
Kehadiran Kepala Madrasah secara langsung memberikan suasana berbeda dalam kegiatan kepramukaan. Para siswa terlihat antusias menyimak materi yang diberikan serta mengikuti berbagai arahan dan praktik yang disampaikan.
Siswa Siaga mengikuti kegiatan dengan penuh keceriaan dan semangat. Sementara siswa Penggalang tampak lebih aktif dalam mengikuti pembinaan dan berbagai materi yang membutuhkan kerja sama serta kedisiplinan.
Kegiatan tersebut juga menjadi momentum bagi para pembina untuk memperkuat nilai-nilai Dwi Satya dan Dwi Darma bagi Pramuka Siaga, serta Tri Satya dan Dasa Darma bagi Pramuka Penggalang, sehingga nilai-nilai kepramukaan tidak hanya dipahami sebagai teori, tetapi dapat diwujudkan dalam perilaku sehari-hari.
Membentuk Generasi Berkarakter
MIN 2 Pasuruan terus berkomitmen menjadikan kegiatan kepramukaan sebagai bagian dari proses pendidikan yang mampu membentuk peserta didik secara utuh. Pendidikan tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik, tetapi juga pada pembentukan akhlak, karakter, keterampilan sosial, dan kecakapan hidup.
Melalui kegiatan Pramuka Siaga dan Penggalang, siswa diberikan ruang untuk belajar secara langsung melalui pengalaman. Mereka belajar mematuhi aturan, menghargai teman, bekerja dalam kelompok, bertanggung jawab terhadap tugas, serta berani tampil dan mengambil peran.
Kehadiran Kepala Madrasah di tengah-tengah siswa sekaligus menunjukkan dukungan penuh terhadap pengembangan kegiatan kesiswaan dan kepramukaan di MIN 2 Pasuruan.
Dengan pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, diharapkan anggota Pramuka MIN 2 Pasuruan mampu tumbuh menjadi generasi yang religius, disiplin, mandiri, bertanggung jawab, peduli, percaya diri, dan memiliki jiwa kepemimpinan.
Kegiatan kepramukaan pun diharapkan tidak berhenti pada kegiatan latihan semata, tetapi mampu menjadi bagian dari pembiasaan positif siswa dalam kehidupan sehari-hari, baik di madrasah, di rumah, maupun di lingkungan masyarakat.
MIN 2 Pasuruan terus bergerak bersama, membentuk generasi berilmu, berkarakter, mandiri, dan siap menjadi generasi penerus bangsa.
