Pasuruan — Jum’at 21 Agustus 2026 – Ada suasana berbeda setiap Jumat pagi di MIN 2 Pasuruan.
Sebelum aktivitas pembelajaran dimulai, seluruh warga madrasah berkumpul dalam satu kebersamaan untuk mengetuk pintu langit melalui lantunan dzikir, doa, dan istighosah bersama.
Kegiatan **Istighosah Jumat Rutin** menjadi salah satu pembiasaan positif yang terus dijaga di MIN 2 Pasuruan. Dengan penuh kekhusyukan, para peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan bersama-sama melantunkan bacaan dzikir dan doa, memohon keberkahan, kemudahan, serta perlindungan kepada Allah SWT.
Lebih dari sekadar kegiatan rutin, istighosah menjadi ruang untuk menenangkan hati dan menguatkan spiritualitas. Di tengah padatnya kegiatan belajar, anak-anak diajak untuk berhenti sejenak, mengingat Allah SWT, dan menyadari bahwa setiap langkah kehidupan selalu membutuhkan doa serta pertolongan-Nya.Kepala MIN 2 Pasuruan, **Hariyono, S.Ag., M.Pd.
**, terus mendorong penguatan karakter religius melalui berbagai pembiasaan positif di madrasah. Menurutnya, pendidikan tidak hanya tentang kecerdasan dalam belajar, tetapi juga tentang membangun hati, akhlak, dan kedekatan kepada Sang Pencipta.
Melalui Istighosah Jumat Rutin, MIN 2 Pasuruan berharap nilai-nilai religius tidak hanya berhenti di dalam kegiatan madrasah, tetapi dapat tumbuh menjadi kebiasaan baik yang mengiringi kehidupan peserta didik sehari-hari.**Jumat adalah hari penuh keberkahan.
Dengan dzikir hati menjadi tenang, dengan doa harapan menjadi kuat, dan dengan kebersamaan keluarga MIN 2 Pasuruan, langkah menuju kebaikan semakin bermakna.**









